Teori Multilineal



Setelah beberapa saat telah memaparkan mengenai Contoh-Contoh Teori Neo-Evolusionisme; Pandangan Ekosistemik, anda dapat melihatnya disini. Selanjutnya saya akan membahas tentang kasus-kasus dalam teori evolusi. Terdapat banyak kasus dalam teori evolusi, namun disini saya hanya memaparkan salah satu diantaranya. Teori multileneal yang saya pilih yang dicetuskan oleh salah satu ahli dalam neo-evolusi yakni J.H Steward. Ulasan ini saya ramu dari beberapa sumber, namun yang paling utama pembahasan dari Koenjaraningrat dalam bukunya yang berjudul “sejarah teori antropologi II”. Juga beberapa ulasan yang bersumber dari artikel yang telah di unduh dari internet.

Terbentuknya organisasi sosial dalam suatu kelompok masyarakat yang di timbulkan oleh keadaaan lingkungan yang sama melahirkan proses perkembangan kebudayaan manusia berjalan secara bersamaan. Di contohkan oleh Steward dalam masyarakat yang berburu kecil, lingkungan yang memiliki jumlah hewan buruan yang sedikit. Menuntut mereka harus mengenai keadaan alamnya dengan baik dengan tetap tinggal dalam kelompoknya. Suku-suku yang di temukan oleh Steward adalah Bushmen di Gurun Kalihara, Afrika Selatan, Pygme, semang di hutan rimba Malaysia, negrito di Luzon Filipina, penduduk asli Australia, Indian Seriono, Cahuila, dll.

Ini berbeda dengan pembentukan organisasi pemburu yang memiliki jumlah hewan buruan yang melimpah. Kelompok ini selalu berpindah sesuai musim, memungkin mereka tidak terpisah dalam suatu tim. Bahkan kelompok jenis ini dapat menjalin hubungan luas dengan kelompok yang lain, jaringan yang lebih luas. Kelompok ini seperti pada suku-suku Algonki Utara di Kanada Timur, Athabaska Utara di Kanada Barat.

Dari kasus-kasus tersebut menunjukkan adanya persamaan sifat dari berbagai tempat yang letaknya berjauhan mengalami perkembangan kebudayaan yang sama. Kesemua kelompok-kelompok tersebut telah mengalami proses berburu, bercocok tanam sederhana, tingkat formatif, disusul perkembangan negara lokal hingga negara militer. Kesemua itu di sebutkan oleh Steward sebagai bukti perkembangan kebudayaan manusia yang mengalami perubahan secara bersama (lambat laun) dengan waktu dan tempat yang berbeda. Hal ini dapat di pengaruhi oleh adanya pengaruh persebaran kebudayaan yang komplek, sering di sebut sebagai difusi dan multilineal.

Catatan :

Anda dapat melihat artikel yang terkait seperti Teori New Evolusi, untuk melihat klik disini.


Referensi :

Referensinya sobat cari sendiri yaah karena belajar sangat butuh pengorbanan berupa kerja keras membaca buku (jurnal, makalah, media dll), diskusi dan menulis sebagai pengaktualisasian diri kalian.